5 March 20190 Komentar
Ditulis oleh ANDRE F

Dasar Hukum

:

1.      Perda Nomor 03 Tahun 2002 tentang retribusi IMB

2.      Perda Nomor 06 Tahun 2011 tentang reitribusi IMB

1

Persyaratan

:

 - Surat Permohonan IMB

 - Surat pernyataan kepentingan bangunan

 - Foto copy akta/sertifikat tanah (bukti kepemilikan lainya)

 - Foto copy KTP dan PBB

 - Surat persetujuan dantetangga

 - gambar peta situasi

 - gambar : denah, tanpak depan, samping dan belakang

   serta potongan melintang dan memanjang

 - foto : lokasi ( untuk bangunan baru), bangunan rumah

- Kurang dari 100M2

   untuk pemulihan

2

Prosedur

:

1. Pemohon membawa Surat Pengantar dari Desa dan kelengkapan berkas    untuk diserahkan ke petugas pelayanan

2. Semua berkas yang sudah diperiksa selanjutnya diserahkan ke UPTD Pekerjaan Umum untuk  mendapatkan rekomendasi.

3. Kelengkapan berkas dan rekomendasi dibawa kembali ke petugas pelayanan Kecamatan untuk mendapatkan Surat Pengantar dari Camat.

4. Terbit SK

3

Waktu Pelayanan

:

1 (satu) hari kerja

4

Biaya / tarif

:

Disesuaikan dengan luas bangunan

5

Produk

:

Surat Ijin Mendirikan Bangunan (Surat Keputusan)

6

Pengelolaan Pengaduan

:

Melalui kotak saran

7

Sarana, Prasaranan dan / atau fasilitas

:

Komputer/laptop Alat Komunikasi Buku Kerja/Nota Dinas Ruang Tunggu TV Air minum Tempat Parkir

8

Kompetensi Pelaksana

:

Pendidikan pelaksana minimal SLTA Menguasai Komputer Disiplin Ramah dan Supel

9

Pengawasan internal

:

Setiap 1 (satu) bulan sekali register diperiksa oleh Kepala Seksi atau Kepala Sub Bagian

10

Penanganan pengaduan, saran, dan masukan

:

Kantor Kecamatan

11

Jumlah Pelaksana 

:

10 orang

12

Jaminan Pelayanan

:

  • memberikan pelayanan terbaik dan cepat

13

Jaminan Pelayanan

:

  • memberikan pelayanan terbaik dan cepat

14

Jaminan keamanan dan keselamatan pelayanan

:

  • Kondisi kantor selalu kondusif
  • Petugas Pengamanan Satpol PP dilingkungan Kantor

15

Evaluasi kinerja Pelaksanan

:

Camat melaksanakan evaluasi kinerja sekali dalam setiap 3 (tiga) bulan

comments powered by Disqus